Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Disperakim Jateng Sosialisasikan Program 3 Juta Rumah kepada Pengelola Rusunawa MBR

Semarang – Dalam rangka mendukung percepatan pelaksanaan Program 3 Juta Rumah yang menjadi program prioritas pemerintah pusat sekaligus program prioritas Provinsi Jawa Tengah 1 KK 1 Rumah Layak Huni serta meningkatkan akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Sosialisasi Program 3 Juta Rumah kepada Pengelola Rumah Susun Sewa (Rusunawa) MBR pada Kamis (11/6/2026) di Ruang Rapat Lantai 3 Disperakim Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan perangkat daerah bidang perumahan dari kabupaten/kota yang memiliki Rusunawa di Jawa Tengah, serta pengelola Rusunawa yang diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam mendukung penghunian pasca tinggal dan akses kepemilikan rumah bagi MBR.

Dalam sambutannya mewakili Kepala Disperakim Provinsi Jawa Tengah, Sekretaris Disperakim Provinsi Jawa Tengah Ibu Muslichah Setiasih, S.IP, MMG, M.Eng menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola Rusunawa, lembaga pembiayaan, dan perbankan dalam mendukung terwujudnya target Program 3 Juta Rumah. Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat yang selama ini menghuni Rusunawa dapat memperoleh informasi dan kesempatan untuk memiliki rumah layak melalui berbagai skema pembiayaan perumahan bersubsidi.

Sosialisasi menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi terkait. Materi yang disampaikan meliputi kebijakan pengelolaan Rusunawa dan Program 3 Juta Rumah oleh BP3KP Jawa III, program Pemprov Jawa Tengah oleh Bidang Perumahan Disperakim Provinsi Jawa Tengah, success story penghunian kembali warga Rusunawa oleh Disperkim Kabupaten Jepara, pembiayaan perumahan bersubsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Program BP Tapera, serta layanan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi bagi MBR dari Bank Jateng.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengelola Rusunawa dapat memahami berbagai peluang pembiayaan perumahan yang tersedia serta berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada penghuni Rusunawa mengenai akses kepemilikan rumah bersubsidi. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan Rusunawa yang berkelanjutan.

Pemprov Jawa Tengah melalui Disperakim Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat, sehingga target pembangunan perumahan nasional dapat tercapai sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.

Semarang – Dalam rangka mendukung percepatan pelaksanaan Program 3 Juta Rumah yang menjadi program prioritas pemerintah pusat sekaligus program prioritas Provinsi Jawa Tengah 1 KK 1 Rumah Layak Huni serta meningkatkan akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Sosialisasi Program 3 Juta Rumah kepada Pengelola Rumah Susun Sewa (Rusunawa) MBR pada Kamis (11/6/2026) di Ruang Rapat Lantai 3 Disperakim Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan perangkat daerah bidang perumahan dari kabupaten/kota yang memiliki Rusunawa di Jawa Tengah, serta pengelola Rusunawa yang diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam mendukung penghunian pasca tinggal dan akses kepemilikan rumah bagi MBR.

Dalam sambutannya mewakili Kepala Disperakim Provinsi Jawa Tengah, Sekretaris Disperakim Provinsi Jawa Tengah Ibu Muslichah Setiasih, S.IP, MMG, M.Eng menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola Rusunawa, lembaga pembiayaan, dan perbankan dalam mendukung terwujudnya target Program 3 Juta Rumah. Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat yang selama ini menghuni Rusunawa dapat memperoleh informasi dan kesempatan untuk memiliki rumah layak melalui berbagai skema pembiayaan perumahan bersubsidi.

Sosialisasi menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi terkait. Materi yang disampaikan meliputi kebijakan pengelolaan Rusunawa dan Program 3 Juta Rumah oleh BP3KP Jawa III, program Pemprov Jawa Tengah oleh Bidang Perumahan Disperakim Provinsi Jawa Tengah, success story penghunian kembali warga Rusunawa oleh Disperkim Kabupaten Jepara, pembiayaan perumahan bersubsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Program BP Tapera, serta layanan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi bagi MBR dari Bank Jateng.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengelola Rusunawa dapat memahami berbagai peluang pembiayaan perumahan yang tersedia serta berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada penghuni Rusunawa mengenai akses kepemilikan rumah bersubsidi. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan Rusunawa yang berkelanjutan.

Pemprov Jawa Tengah melalui Disperakim Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat, sehingga target pembangunan perumahan nasional dapat tercapai sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.