Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Sinergi Pasca Pelatihan: Bersama Membangun Kemandirian Pangan

Pada Selasa, 23 Juni 2026, bertempat di Balai Desa Pakis, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, telah sukses dilaksanakan kegiatan Pendampingan dan Evaluasi Pasca-Pelatihan Pertama Desa Rintisan Reforma Agraria Tahun 2026. Kegiatan ini dihadiri dan dipandu langsung oleh Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pertanahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, Ibu Yusticia Dewi Maharani, S.H., M.Kn., bersama narasumber ahli dari Tim Rajaneresik Semarang, Bapak Heru Santoso, S.E., M.M.

Turut hadir pula Kepala Desa Pakis, Bapak Wibisono, serta Bapak Supardi selaku Ketua Kelompok Tani "Manunggal Sejahtera" bersama 34 anggotanya secara aktif. Pertemuan ini bertujuan  mengevaluasi perkembangan pengetahuan, penguasaan warga dalam mengaplikasikan ilmu pelatihan pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan kotoran hewan dan sampah yang telah didapatkan sebelumnya.

Upaya memperkuat penataan akses Reforma Agraria dan keberlanjutan program diwujudkan melalui ruang diskusi pemecahan kendala  yang berjalan dengan lancar. Forum ini menjadi sarana komunikasi interaktif yang efektif untuk mengurai kendala di lapangan, sekaligus menyatukan komitmen antara pemerintah, tim ahli, dan masyarakat lokal. Melalui pendekatan persuasif, ruang evaluasi ini berhasil memetakan hambatan warga sehingga melahirkan solusi bersama demi menjaga kesinambungan program desa rintisan.

Warga diharapkan terus mengaplikasikan hasil pelatihan tersebut terhadap lahan pertanian mereka guna mewujudkan kemandirian sektor pangan lokal secara berkelanjutan. Untuk mendukung target tersebut, Tim Rajaneresik Semarang kembali menyegarkan pemahaman teknik pembuatan pupuk organik berbasis pemanfaatan kotoran hewan dan sampah secara higienis. Edukasi ulang ini dirancang agar kelompok tani memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam mempraktikkannya langsung di lapangan

Pada Selasa, 23 Juni 2026, bertempat di Balai Desa Pakis, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, telah sukses dilaksanakan kegiatan Pendampingan dan Evaluasi Pasca-Pelatihan Pertama Desa Rintisan Reforma Agraria Tahun 2026. Kegiatan ini dihadiri dan dipandu langsung oleh Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pertanahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, Ibu Yusticia Dewi Maharani, S.H., M.Kn., bersama narasumber ahli dari Tim Rajaneresik Semarang, Bapak Heru Santoso, S.E., M.M.

Turut hadir pula Kepala Desa Pakis, Bapak Wibisono, serta Bapak Supardi selaku Ketua Kelompok Tani "Manunggal Sejahtera" bersama 34 anggotanya secara aktif. Pertemuan ini bertujuan  mengevaluasi perkembangan pengetahuan, penguasaan warga dalam mengaplikasikan ilmu pelatihan pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan kotoran hewan dan sampah yang telah didapatkan sebelumnya.

Upaya memperkuat penataan akses Reforma Agraria dan keberlanjutan program diwujudkan melalui ruang diskusi pemecahan kendala  yang berjalan dengan lancar. Forum ini menjadi sarana komunikasi interaktif yang efektif untuk mengurai kendala di lapangan, sekaligus menyatukan komitmen antara pemerintah, tim ahli, dan masyarakat lokal. Melalui pendekatan persuasif, ruang evaluasi ini berhasil memetakan hambatan warga sehingga melahirkan solusi bersama demi menjaga kesinambungan program desa rintisan.

Warga diharapkan terus mengaplikasikan hasil pelatihan tersebut terhadap lahan pertanian mereka guna mewujudkan kemandirian sektor pangan lokal secara berkelanjutan. Untuk mendukung target tersebut, Tim Rajaneresik Semarang kembali menyegarkan pemahaman teknik pembuatan pupuk organik berbasis pemanfaatan kotoran hewan dan sampah secara higienis. Edukasi ulang ini dirancang agar kelompok tani memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam mempraktikkannya langsung di lapangan