Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

"Padat Karya Perumahan Pulihkan Ekonomi Rakyat" Memperingati Hari PErumahan Nasional 2021

Sektor Perumahan merupakan sektor esensial dan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Pada Bulan Agustus ini tepatnya pada tanggal 25 Agustus setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Perumahan Nasional (Hapernas), dengan dilatarbelakangi oleh pelaksanaan Kongres Perumahan Rakyat Sehat pada tanggal 25 – 30 Agustus 1950 yang dibuka oleh Wakil Presiden Pertama Republik Indonesai Muhammad Hatta . Dalam Kongres tersebut, Bung Hatta menyampaikan bahwa “…Cita-Cita Untuk Terselenggaranya Kebutuhan Perumahan Rakyat Bukan Mustahil Apabila Kita Mau Sungguh-Sungguh, Bekerja Keras Semua Pasti Bisa…” 

Adapun tema yang diangkat pada peringatan HAPERNAS tahun 2021 adalah. Pembangunan infrastruktur dan perumahan oleh Pemerintah dirasakan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di masa pandemi ini. Sektor perumahan juga dinilai menambah fungsinya bagi masyarakat sekaligus menjadi penggerak berjalannya ratusan sektor industri perumahan serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat melalui padat karya tunai.

"Melalui kegiatan ini kami ingin agar program perumahan bisa mendorong geliat ekonomi rakyat di masa pandemi ini," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, dikutip dari laman Kemen PUPR. Menurut Khalawi pula, di masa pandemi ini rumah khususnya rumah yang layak huni merupakan salah tempat yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Selain menjadi tempat tinggal, rumah juga memiliki banyak fungsi lainnya di masa pandemi ini antara lain sebagai tempat bekerja atau kantor, belajar bagi anak-anak sekolah, tempat beribadah bahkan menjadi tempat isolasi mandiri bagi masyarakat yang terpapar virus Covid-19.

Selama ini Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah dengan slogan "Jateng Gayeng Mbangun Omah Bareng" sudah melaksanakan berbagai program pembangunan di Sektor Perumahan seperti Bantuan Stimulan Rumah Sederhana Sehat, Bantuan Peningkatan Kualitas RTLH, Pemenuhan SPM (Bantuan Rumah Pasca Bencana dan Relokasi Perogram Pemerintah) serta turut mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional melalui Program Padat Karya, terutama pada kondisi pemulihan pasca pandemi COVID-19 saat ini. DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah tetap semangat dalam memfasilitasi kebutuhan rumah untuk masyarakat yg membutuhkan dan upaya pemulihan ekonomi masyarakat terdampak COVID-19.

Sektor Perumahan merupakan sektor esensial dan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Pada Bulan Agustus ini tepatnya pada tanggal 25 Agustus setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Perumahan Nasional (Hapernas), dengan dilatarbelakangi oleh pelaksanaan Kongres Perumahan Rakyat Sehat pada tanggal 25 – 30 Agustus 1950 yang dibuka oleh Wakil Presiden Pertama Republik Indonesai Muhammad Hatta . Dalam Kongres tersebut, Bung Hatta menyampaikan bahwa “…Cita-Cita Untuk Terselenggaranya Kebutuhan Perumahan Rakyat Bukan Mustahil Apabila Kita Mau Sungguh-Sungguh, Bekerja Keras Semua Pasti Bisa…” 

Adapun tema yang diangkat pada peringatan HAPERNAS tahun 2021 adalah. Pembangunan infrastruktur dan perumahan oleh Pemerintah dirasakan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di masa pandemi ini. Sektor perumahan juga dinilai menambah fungsinya bagi masyarakat sekaligus menjadi penggerak berjalannya ratusan sektor industri perumahan serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat melalui padat karya tunai.

"Melalui kegiatan ini kami ingin agar program perumahan bisa mendorong geliat ekonomi rakyat di masa pandemi ini," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, dikutip dari laman Kemen PUPR. Menurut Khalawi pula, di masa pandemi ini rumah khususnya rumah yang layak huni merupakan salah tempat yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Selain menjadi tempat tinggal, rumah juga memiliki banyak fungsi lainnya di masa pandemi ini antara lain sebagai tempat bekerja atau kantor, belajar bagi anak-anak sekolah, tempat beribadah bahkan menjadi tempat isolasi mandiri bagi masyarakat yang terpapar virus Covid-19.

Selama ini Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah dengan slogan "Jateng Gayeng Mbangun Omah Bareng" sudah melaksanakan berbagai program pembangunan di Sektor Perumahan seperti Bantuan Stimulan Rumah Sederhana Sehat, Bantuan Peningkatan Kualitas RTLH, Pemenuhan SPM (Bantuan Rumah Pasca Bencana dan Relokasi Perogram Pemerintah) serta turut mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional melalui Program Padat Karya, terutama pada kondisi pemulihan pasca pandemi COVID-19 saat ini. DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah tetap semangat dalam memfasilitasi kebutuhan rumah untuk masyarakat yg membutuhkan dan upaya pemulihan ekonomi masyarakat terdampak COVID-19.