Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Konsolidasi dan Sinkronisasi Data Forum Data PKPP se Jawa Tengah Guna Mendukung Satu Data Indonesia

Perumahan dan Permukiman merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia dalam rangka peningkatan dan pemerataan kesejahteraan rakyat. Guna menghasilkan kebijakan dan strategi yang baik dalam pemenuhan kebutuhan akan perumahan dan kawasan permukiman, diperlukan adanya dukungan data dan database yang akurat dan akuntabel. Hal ini sesuai Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tanggal 17 Juni 2019 dimana tertulis bahwa “Satu Data Indonesia adalah kebijakan tata kelola Data pemerintah untuk menghasilkan Data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar Instansi Pusat dan Instansi Daerah.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan “Satu Data Indonesia” dan salah satu upaya menyusun basis data perumahan dan Kawasan permukiman yang akurat, lengkap dan mutakhir Disperakim Provinsi Jawa Tengah melalui Bidang Keterpaduan Perumahan dan Kawasan Permukiman pada Hari Selasa, 23 November 2021 menyelenggarakan Forum Data Perumahan dan Kawasan Provinsi Jawa Tengah.

Arif Sugeng Haryanto S.T. (Kepala Bidang Keterpaduan Perumahan dan Kawasan Perumahan) mewakili  Kepala Dinas Perakim Provinsi Jawa Tengah menyampaikan sambutan nya dalam pembukaan Forum Data yang diselenggarakan di Quest Hotel Semarang. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa keberadaan data dan informasi perumahan dan Kawasan permukiman yang akurat, lengkap mutakhir dan terbaru menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindarkan lagi guna menghindari penyusunan kebijakan, regulasi, strategi, dan program yang tidak saling mendukung, bahkan saling bertentangan dan juga untuk mengetahui tingkat kebutuhan rill pembangunan perumahan dan Kawasan permukiman.

Forum data ini dilaksanakan pada Selasa, 23 November 2021 dihadiri oleh unsur BAPPEDA dan Disperakim Kabupaten Kota se Jawa Tengah dan Narasumber yang kompeten di Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, diantaranya Kepala Balai  Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah Kementerian PUPR Cakra Nagara, S.T., M.E., M.T., Kepala Balai Pelaksanaan Penyediaan Perumahan Jawa III Kementerian PUPR Mochamad Mulya Permana S.T.,M.T., dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Wonogiri Ir. Aris Tri Budoyo, dan dimoderatori oleh Dosen Teknik Arsitektur Universitas Diponegoro Ir. H. Indriastjario, M.Eng.

Adapun tujuan forum data ini adalah untuk mewujudkan Sinergi dan koordinasi yang baik di tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam upaya penyediaan Data Perumahan, Kawasan Permukiman di Jawa Tengah. Sedangkan sasaran yang ingin dicapai yaitu sinergi Data Perumahan dan Kawasan Permukiman di Jawa Tengah Tahun Anggaran 2021, terwujudnya persamaan persepsi mengenai pentingnya Data Perumahan dan Kawasan Permukiman, terkoordinasinya Langkah-langkah strategis dalam pengelolaan dan penyediaan data perumahan dan Kawasan permukiman di lingkup Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota  dan sebagai rencana tindak lanjut Bersama pelaksanaan kegiatan tahun berjalan serta rencana kerja untuk TA. 2022.

Perumahan dan Permukiman merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia dalam rangka peningkatan dan pemerataan kesejahteraan rakyat. Guna menghasilkan kebijakan dan strategi yang baik dalam pemenuhan kebutuhan akan perumahan dan kawasan permukiman, diperlukan adanya dukungan data dan database yang akurat dan akuntabel. Hal ini sesuai Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tanggal 17 Juni 2019 dimana tertulis bahwa “Satu Data Indonesia adalah kebijakan tata kelola Data pemerintah untuk menghasilkan Data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar Instansi Pusat dan Instansi Daerah.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan “Satu Data Indonesia” dan salah satu upaya menyusun basis data perumahan dan Kawasan permukiman yang akurat, lengkap dan mutakhir Disperakim Provinsi Jawa Tengah melalui Bidang Keterpaduan Perumahan dan Kawasan Permukiman pada Hari Selasa, 23 November 2021 menyelenggarakan Forum Data Perumahan dan Kawasan Provinsi Jawa Tengah.

Arif Sugeng Haryanto S.T. (Kepala Bidang Keterpaduan Perumahan dan Kawasan Perumahan) mewakili  Kepala Dinas Perakim Provinsi Jawa Tengah menyampaikan sambutan nya dalam pembukaan Forum Data yang diselenggarakan di Quest Hotel Semarang. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa keberadaan data dan informasi perumahan dan Kawasan permukiman yang akurat, lengkap mutakhir dan terbaru menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindarkan lagi guna menghindari penyusunan kebijakan, regulasi, strategi, dan program yang tidak saling mendukung, bahkan saling bertentangan dan juga untuk mengetahui tingkat kebutuhan rill pembangunan perumahan dan Kawasan permukiman.

Forum data ini dilaksanakan pada Selasa, 23 November 2021 dihadiri oleh unsur BAPPEDA dan Disperakim Kabupaten Kota se Jawa Tengah dan Narasumber yang kompeten di Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, diantaranya Kepala Balai  Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah Kementerian PUPR Cakra Nagara, S.T., M.E., M.T., Kepala Balai Pelaksanaan Penyediaan Perumahan Jawa III Kementerian PUPR Mochamad Mulya Permana S.T.,M.T., dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Wonogiri Ir. Aris Tri Budoyo, dan dimoderatori oleh Dosen Teknik Arsitektur Universitas Diponegoro Ir. H. Indriastjario, M.Eng.

Adapun tujuan forum data ini adalah untuk mewujudkan Sinergi dan koordinasi yang baik di tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam upaya penyediaan Data Perumahan, Kawasan Permukiman di Jawa Tengah. Sedangkan sasaran yang ingin dicapai yaitu sinergi Data Perumahan dan Kawasan Permukiman di Jawa Tengah Tahun Anggaran 2021, terwujudnya persamaan persepsi mengenai pentingnya Data Perumahan dan Kawasan Permukiman, terkoordinasinya Langkah-langkah strategis dalam pengelolaan dan penyediaan data perumahan dan Kawasan permukiman di lingkup Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota  dan sebagai rencana tindak lanjut Bersama pelaksanaan kegiatan tahun berjalan serta rencana kerja untuk TA. 2022.