Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Rapat Koordinasi Pelaksanaan KKN Tematik Kemitraan Rumah Layak Huni dan Lingkungan Permukiman Sehat TA. 2022

Semarang (10/02/2022), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah melalui Bidang Keterpaduan Perumahan dan Kawasan Permukiman telah mengadakan Rapat Koordinasi Pelaksanaan KKN Tematik Kemitraan Rumah Layak Huni dan Lingkungan Permukiman Sehat bersama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) bertempat di Ruang Rapat Lantai 1 Disperakim Provinsi Jawa Tengah yang dihadiri oleh Ketua LPPM serta Ketua dan Tim Pusat Pengembangan KKN Universitas Negeri Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk membahas kerjasama Disperakim Provinsi Jawa Tengah dengan UNNES dalam pelaksanaan KKN Tematik di Tahun Anggaran 2022.

Berbeda dengan KKN di tahun sebelumnya, pada tahun 2022 ini dalam rangka mewujudkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) UNNES menyelenggarakan "UNNES GIAT" dimana GIAT ini berarti Growing, Impactful, Awareness, dan Team work. Diharapkan melalui kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan desa, dan mengasah softskill para generasi muda. UNNES GIAT memiliki dua agenda yaitu "Pencegahan dan Penanganan Stunting" dan “Penguatan Generasi Milenial Mendukung SDGs Desa”. Dalam rangka mewujudkan kedua agenda tersebut dilakukan program kolaborasi yang meliputi sosialisasi, pendataan, fasilitasi, pendampingan dan pelatihan. UNNES GIAT (KKN) Angkatan 1 rencana akan dilaksanakan mulai 21 Februari 2022 sampai dengan 25 Juni 2022 di 15 Desa di Kabupaten Semarang dan diikuti oleh 200 mahasiswa.

SDGs (Sustainable Development Goals) sendiri merupakan rencana aksi global yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan melindungi lingkungan. Stunting sendiri merupakan salah satu indikator tolak ukur kesejahteraan masyarakat dibidang kesehatan, dimana dengan tingginya angka kasus stunting ini dapat menyebabkan penurunan kualitas dan produktivitas SDM dimasa depan. Oleh karena dampak tersebut Pencegahan dan Penanganan Stunting menjadi salah satu fokus utama yang sedang digalakkan oleh pemerintah. Sebagai salah satu bentuk pencegahan stunting dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerintah melakukan perbaikan lingkungan hidup bagi masyarakat melalui program pengentasan kawasan kumuh dan penanganan rumah tidak layak huni.

Disperakim Provinsi Jawa Tengah dalam menjalin kerja sama dengan UNNES melalui kegiatan UNNNES GIAT mengharapkan agar para mahasiswa dapat turut terlibat dan berperan aktif dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki dalam peningkatan penanganan rumah tidak layak huni serta perbaikan akses air bersih dan sanitasi menjadi layak dan aman dalam rangka peningkatan kualitas lingkungan hidup, baik melalui sosialisasi, pendampingan dan pelatihan di masyarakat. Agar dapat terwujud target sustainable development yang diharapkan.

 

Semarang (10/02/2022), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah melalui Bidang Keterpaduan Perumahan dan Kawasan Permukiman telah mengadakan Rapat Koordinasi Pelaksanaan KKN Tematik Kemitraan Rumah Layak Huni dan Lingkungan Permukiman Sehat bersama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) bertempat di Ruang Rapat Lantai 1 Disperakim Provinsi Jawa Tengah yang dihadiri oleh Ketua LPPM serta Ketua dan Tim Pusat Pengembangan KKN Universitas Negeri Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk membahas kerjasama Disperakim Provinsi Jawa Tengah dengan UNNES dalam pelaksanaan KKN Tematik di Tahun Anggaran 2022.

Berbeda dengan KKN di tahun sebelumnya, pada tahun 2022 ini dalam rangka mewujudkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) UNNES menyelenggarakan "UNNES GIAT" dimana GIAT ini berarti Growing, Impactful, Awareness, dan Team work. Diharapkan melalui kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan desa, dan mengasah softskill para generasi muda. UNNES GIAT memiliki dua agenda yaitu "Pencegahan dan Penanganan Stunting" dan “Penguatan Generasi Milenial Mendukung SDGs Desa”. Dalam rangka mewujudkan kedua agenda tersebut dilakukan program kolaborasi yang meliputi sosialisasi, pendataan, fasilitasi, pendampingan dan pelatihan. UNNES GIAT (KKN) Angkatan 1 rencana akan dilaksanakan mulai 21 Februari 2022 sampai dengan 25 Juni 2022 di 15 Desa di Kabupaten Semarang dan diikuti oleh 200 mahasiswa.

SDGs (Sustainable Development Goals) sendiri merupakan rencana aksi global yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan melindungi lingkungan. Stunting sendiri merupakan salah satu indikator tolak ukur kesejahteraan masyarakat dibidang kesehatan, dimana dengan tingginya angka kasus stunting ini dapat menyebabkan penurunan kualitas dan produktivitas SDM dimasa depan. Oleh karena dampak tersebut Pencegahan dan Penanganan Stunting menjadi salah satu fokus utama yang sedang digalakkan oleh pemerintah. Sebagai salah satu bentuk pencegahan stunting dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerintah melakukan perbaikan lingkungan hidup bagi masyarakat melalui program pengentasan kawasan kumuh dan penanganan rumah tidak layak huni.

Disperakim Provinsi Jawa Tengah dalam menjalin kerja sama dengan UNNES melalui kegiatan UNNNES GIAT mengharapkan agar para mahasiswa dapat turut terlibat dan berperan aktif dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki dalam peningkatan penanganan rumah tidak layak huni serta perbaikan akses air bersih dan sanitasi menjadi layak dan aman dalam rangka peningkatan kualitas lingkungan hidup, baik melalui sosialisasi, pendampingan dan pelatihan di masyarakat. Agar dapat terwujud target sustainable development yang diharapkan.