Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Pembekalan Mahasiswa UNNES GIAT(KKN) Angkatan I Tahun 2022

Rabu (16/02/2022) telah dilaksanakan Pembekalan Mahasiswa UNNES GIAT (KKN) Angkatan I Tahun 2022 Universitas Negeri Semarang dalam rangka persiapan penerjunan mahasiswa peserta UNNES GIAT (KKN) angkatan 1 yang akan dilaksanakan tanggal 21 Februari 2022. Pada acara tersebut disampaikan materi yang menjadi agenda utama UNNES GIAT yaitu “Pecegahan dan Penanganan Stunting” serta “Penguatan Generasi Milenilal Mendukung SDGs Desa”. Kedua materi utama tesebut diampaikan oleh empat orang narasumber, yaitu dari Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Tengah, Kementerian Desa, BKKBN Republik Indonesia, dan Disperakim Provinsi Jawa Tegah.

Dalam kegiatan ini Bapak Arief Djatmiko selaku Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah menyampaikan materi terkait dengan Rumah Layak Huni dalam mendukung SDGs Desa. Dalam materi disampaikan tagline “Jateng Gayeng Ndandani Omah Bareng, Jateng Gayeng Ndandani Kawasan Permukiman Bareng”. Dimana dalam tagline ini disampaikan bahwa pemerintah berkeinginan untuk membangun budaya gotong-royong agar bersama-sama dapat mewujudkan lingkungan hidup yang aman dan nyaman.

Rumah Layak Huni merupakan salah satu bagian dari mewujudkan lingkungan hidup yang aman dan nyaman. Dimana hal tersebut merupakan bagian dari program pengentasan kemiskinan yang dijalankan oleh pemerintah yang juga mendukung SDGs Desa melalui tujuan ke-11 (sebelas) yaitu Kawasan Permukiman Desa Aman dan Nyaman. Dalam mewujudkan rumah layak huni indikator yang perlu diperhatikan tidak hanya sebatas bangunan secara fisik saja tetapi juga perlu dipertimbangkan untuk sarana dan prasarana yang menunjang seperti akses air bersih dan sanitasi. Kedua hal tersebut menunjang target program pemerintah “Jawa Tengah ODF” (Open Defecation Free) 2022” yang juga mendukung tujuan ke-6 (enam) SDGs yaitu Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi. Dengan tercapainya kedua tujuan SDGs tersebut diharapkan dapat mewujudkan tujuan ke-3 (tiga) SDGs yaitu Desa Sehat dan Sejahtera, sehingga tujuan utama “DESA PEDULI KESEHATAN” yang diharapkan SDGs akan tercapai.

Sebagai bentuk penguatan generasi milenilal dalam mendukung SDGs Desa melalui tujuan-tujuan SDGs Desa sebagaimana yang telah disebutkan di atas, terdapat beberapa alternatif kegiatan yang bisa dipilih oleh mahasiswa peserta UNNES GIAT untuk mewujudkan hal tersebut diantaranya mahasiswa dapat melakukan sosialisasi Rumah Layak Huni dan Lingkungan Sehat, dimana melalui kegiatan tersebut mahasiswa diharapkan dapat juga memberikan pendampingan dan pelatihan kepada masyarakat untuk mewujudkan Rumah Layak huni dan Lingkungan Sehat. Serta memperkenalkan RUSPIN (Rumah Sistem Panel Instan) kepada masyarakat, sebagai altenatif pembangunan rumah yang layak huni dengan biaya yang lebih terjangkau.

 

Rabu (16/02/2022) telah dilaksanakan Pembekalan Mahasiswa UNNES GIAT (KKN) Angkatan I Tahun 2022 Universitas Negeri Semarang dalam rangka persiapan penerjunan mahasiswa peserta UNNES GIAT (KKN) angkatan 1 yang akan dilaksanakan tanggal 21 Februari 2022. Pada acara tersebut disampaikan materi yang menjadi agenda utama UNNES GIAT yaitu “Pecegahan dan Penanganan Stunting” serta “Penguatan Generasi Milenilal Mendukung SDGs Desa”. Kedua materi utama tesebut diampaikan oleh empat orang narasumber, yaitu dari Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Tengah, Kementerian Desa, BKKBN Republik Indonesia, dan Disperakim Provinsi Jawa Tegah.

Dalam kegiatan ini Bapak Arief Djatmiko selaku Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah menyampaikan materi terkait dengan Rumah Layak Huni dalam mendukung SDGs Desa. Dalam materi disampaikan tagline “Jateng Gayeng Ndandani Omah Bareng, Jateng Gayeng Ndandani Kawasan Permukiman Bareng”. Dimana dalam tagline ini disampaikan bahwa pemerintah berkeinginan untuk membangun budaya gotong-royong agar bersama-sama dapat mewujudkan lingkungan hidup yang aman dan nyaman.

Rumah Layak Huni merupakan salah satu bagian dari mewujudkan lingkungan hidup yang aman dan nyaman. Dimana hal tersebut merupakan bagian dari program pengentasan kemiskinan yang dijalankan oleh pemerintah yang juga mendukung SDGs Desa melalui tujuan ke-11 (sebelas) yaitu Kawasan Permukiman Desa Aman dan Nyaman. Dalam mewujudkan rumah layak huni indikator yang perlu diperhatikan tidak hanya sebatas bangunan secara fisik saja tetapi juga perlu dipertimbangkan untuk sarana dan prasarana yang menunjang seperti akses air bersih dan sanitasi. Kedua hal tersebut menunjang target program pemerintah “Jawa Tengah ODF” (Open Defecation Free) 2022” yang juga mendukung tujuan ke-6 (enam) SDGs yaitu Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi. Dengan tercapainya kedua tujuan SDGs tersebut diharapkan dapat mewujudkan tujuan ke-3 (tiga) SDGs yaitu Desa Sehat dan Sejahtera, sehingga tujuan utama “DESA PEDULI KESEHATAN” yang diharapkan SDGs akan tercapai.

Sebagai bentuk penguatan generasi milenilal dalam mendukung SDGs Desa melalui tujuan-tujuan SDGs Desa sebagaimana yang telah disebutkan di atas, terdapat beberapa alternatif kegiatan yang bisa dipilih oleh mahasiswa peserta UNNES GIAT untuk mewujudkan hal tersebut diantaranya mahasiswa dapat melakukan sosialisasi Rumah Layak Huni dan Lingkungan Sehat, dimana melalui kegiatan tersebut mahasiswa diharapkan dapat juga memberikan pendampingan dan pelatihan kepada masyarakat untuk mewujudkan Rumah Layak huni dan Lingkungan Sehat. Serta memperkenalkan RUSPIN (Rumah Sistem Panel Instan) kepada masyarakat, sebagai altenatif pembangunan rumah yang layak huni dengan biaya yang lebih terjangkau.