Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Fasilitasi Penandatanganan Kontrak Kerja Antara Kelompok Masyarakat (Pokmas) PK Bencana Desa Blerong Kabupaten Demak dengan Penyedia Material Bahan Bangunan

Kelompok Masyarakat (Pokmas) PK Bencana Desa Blerong Kabupaten Demak melaksanakan proses penandatanganan kontrak dengan Toko Material sebagai pihak penyedia material bahan bangunan pada kegiatan Rehabilitasi Rumah Bagi Korban Bencana di Desa Blerong Kabupaten Demak pada hari Rabu (23/3/2022).

Sebelum penandatangan kontrak ini telah dilakukan kesepakatan harga melalui proses penawaran dan negosisasi harga antara pihak penyedia dengan pihak Pokmas. Dan dengan telah dilakukan proses penandatangan kontrak ini maka proses pengiriman barang dan pembangunan rumah bisa segera dimulai. 

Dalam kegiatan yang diakukan dengan metode swakelola tipe IV ini Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman bertindak sebagai pendamping agar proses berjalan sesuai dengan ketentuan. Sedangkan proses pengadaan sepenuhnya dilakukan oleh Kelompok masyarakat (Pokmas) itu sendiri. Hal ini bertujuan agar kelompok penerima bantuan yang terbentuk dalam Kelompok Masyarakat (Pokmas) dapat merasakan sepenuhnya dana Bansos yang mereka terima sendiri.

Kelompok Masyarakat (Pokmas) PK Bencana Desa Blerong Kabupaten Demak melaksanakan proses penandatanganan kontrak dengan Toko Material sebagai pihak penyedia material bahan bangunan pada kegiatan Rehabilitasi Rumah Bagi Korban Bencana di Desa Blerong Kabupaten Demak pada hari Rabu (23/3/2022).

Sebelum penandatangan kontrak ini telah dilakukan kesepakatan harga melalui proses penawaran dan negosisasi harga antara pihak penyedia dengan pihak Pokmas. Dan dengan telah dilakukan proses penandatangan kontrak ini maka proses pengiriman barang dan pembangunan rumah bisa segera dimulai. 

Dalam kegiatan yang diakukan dengan metode swakelola tipe IV ini Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman bertindak sebagai pendamping agar proses berjalan sesuai dengan ketentuan. Sedangkan proses pengadaan sepenuhnya dilakukan oleh Kelompok masyarakat (Pokmas) itu sendiri. Hal ini bertujuan agar kelompok penerima bantuan yang terbentuk dalam Kelompok Masyarakat (Pokmas) dapat merasakan sepenuhnya dana Bansos yang mereka terima sendiri.