Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Kunjungan Ganjar Pranowo ke lokasi Pembangunan Rumah Baru Komunitas Penderes Nira Kelapa & Pembuat Gula Kelapa "Karangsari Jaya" di Desa Karangsari Kec.Adipala Kab.Cilacap

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengunjungi lokasi Pembangunan Rumah Baru Komunitas Penderes Nira Kelapa & Pembuat Gula Kelapa "Karangsari Jaya" di Desa Karangsari Kec.Adipala Kab.Cilacap pada Sabtu (28/5) lalu.

Didampingi Kepala Disperakim Prov.Jateng, Ir.Arief Djatmiko, MA, Gubernur berdialog secara langsung dengan beberapa penerima bantuan yang bersumber dari APBD Prov.Jateng tersebut.

Mahmudi, salah satu penerima bantuan mengaku senang karena dirinya bersama penerima lainnya memperoleh bantuan Pembangunan Rumah Baru Komunitas senilai 35 juta rupiah.

Sebelumnya, 28 penerima bantuan tersebut rembugan dan sepakat untuk mengumpulkan dana guna membeli lahan, sedangkan rumahnya difasilitasi oleh Pemprov.Jateng.

Dengan pembiayaan melalui APBD Provinsi yaitu melalui Bankeupemdes Sarpras Perdesaan, dibangun jalan menuju kompleks Komunitas serta talud, Pemerintah Kabupaten Cilacap berperan dalam fasilitasi IMB, Pemerintah Desa mengusahakan untuk membangun jalan lingkungan pada kompleks Komunitas tersebut.

Selain itu terdapat musholla yang dibangun di atas lahan tersebut yang pembangunannya merupakan kontribusi dari berbagai pihak baik dari donasi, Baznas Prov.Jateng, Baznas Kab.Cilacap, CSR dan sebagainya.

Contoh integrasi program pembangunan rumah yang melibatkan Pemprov, Pemkab, Pemdes, Komunitas, Baznas, CSR dan masyarakat.

Total ada 29 unit yang dibangun untuk Komunitas Penderes Nira Kelapa & Pembuat Gula Kelapa "Karangsari Jaya" di Kab.Cilacap. Dibangun dengan menggunakan konstruksi teknologi RUSPIN (Rumah Unggul Sistem Panel Instan) yang tahan terhadap gempa hingga 9.4 SR, yaitu teknologi rangka rumah pracetak dengan sistem panel yang menggunakan sambungan baut. Dengan begitu proses pembangunan rumah dapat dipasang secara cepat, serta biaya yang dikeluarkan relatif murah. Hal ini menjadi solusi bagi permasalahan, penyediaan kebutuhan masyarakat akan rumah yang murah dan memenuhi persyaratan kualitas teknis pada sebuah rumah.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengunjungi lokasi Pembangunan Rumah Baru Komunitas Penderes Nira Kelapa & Pembuat Gula Kelapa "Karangsari Jaya" di Desa Karangsari Kec.Adipala Kab.Cilacap pada Sabtu (28/5) lalu.

Didampingi Kepala Disperakim Prov.Jateng, Ir.Arief Djatmiko, MA, Gubernur berdialog secara langsung dengan beberapa penerima bantuan yang bersumber dari APBD Prov.Jateng tersebut.

Mahmudi, salah satu penerima bantuan mengaku senang karena dirinya bersama penerima lainnya memperoleh bantuan Pembangunan Rumah Baru Komunitas senilai 35 juta rupiah.

Sebelumnya, 28 penerima bantuan tersebut rembugan dan sepakat untuk mengumpulkan dana guna membeli lahan, sedangkan rumahnya difasilitasi oleh Pemprov.Jateng.

Dengan pembiayaan melalui APBD Provinsi yaitu melalui Bankeupemdes Sarpras Perdesaan, dibangun jalan menuju kompleks Komunitas serta talud, Pemerintah Kabupaten Cilacap berperan dalam fasilitasi IMB, Pemerintah Desa mengusahakan untuk membangun jalan lingkungan pada kompleks Komunitas tersebut.

Selain itu terdapat musholla yang dibangun di atas lahan tersebut yang pembangunannya merupakan kontribusi dari berbagai pihak baik dari donasi, Baznas Prov.Jateng, Baznas Kab.Cilacap, CSR dan sebagainya.

Contoh integrasi program pembangunan rumah yang melibatkan Pemprov, Pemkab, Pemdes, Komunitas, Baznas, CSR dan masyarakat.

Total ada 29 unit yang dibangun untuk Komunitas Penderes Nira Kelapa & Pembuat Gula Kelapa "Karangsari Jaya" di Kab.Cilacap. Dibangun dengan menggunakan konstruksi teknologi RUSPIN (Rumah Unggul Sistem Panel Instan) yang tahan terhadap gempa hingga 9.4 SR, yaitu teknologi rangka rumah pracetak dengan sistem panel yang menggunakan sambungan baut. Dengan begitu proses pembangunan rumah dapat dipasang secara cepat, serta biaya yang dikeluarkan relatif murah. Hal ini menjadi solusi bagi permasalahan, penyediaan kebutuhan masyarakat akan rumah yang murah dan memenuhi persyaratan kualitas teknis pada sebuah rumah.