Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Sosialisasi Kepemilikan Rumah Bagi Penghuni Rusunawa di Kabupaten Sukoharjo

Dalam percepatan penanganan backlog kepemilikan rumah bagi penghuni rusun, Dinas Perumahan dam Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah didampingi oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukoharjo melaksanakan sosialisasi program kepemilikan rumah bagi penghuni Rusun. Program ini adalah berupa bantuan sosial (Bansos) PB Relokasi Program Pemerintah yang didanai oleh APBD Pemprov Jateng.

Bansos ini merupakan stimulan bagi masyarakat agar dapat berupaya memiliki rumah sendiri. Bantuan yang diberikan berupa material RUSPIN, penutup dinding, rangka atap, dan penutup atap senilai Rp35.000.000,-. Selain dalam bentuk material, bantuan stimulan juga diberikan untuk upah tenaga kerja senilai Rp1.800.000,- untuk 3 orang yang bekerja selama 6 hari. Kekurangan material dan tenaga kerja untuk penyempurnaan material dilakukan oleh masyarakat secara swadaya, baik dari dana pribadi maupun gotong royong dengan masyarakat sekitar lokasi rumah. Hal ini ditujukan agar pemberdayaan masyarakat berhasil dan unsur kegotongroyongan kembali terwujud.

Setelah dilaksanakan sosialisasi program, dilanjutkan dengan validasi data untuk memastikan bahwa Calon Penerima Bantuan sesuai dengan kriteria program Bansos ini. Kriteria yang dimaksud adalah Calon penerima Bantuan terdaftar dalam ID BDT, memiliki lahan yang tidak sengketa dan dengan ukuran cukup, bersedia dan mampu berswadaya untuk menyempurnakan rumah menuju rumah sehat dan layak huni, bersedia membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan Bansos.

Untuk memastikan kondisi lahan agar sesuai dengan kriteria, maka dilakukan verifikasi lahan calon penerima bantuan. Verifikasi yang dilakukan adalah pengukuran lahan, pengecekan kesiapan kondisi lahan, dan batas-batas lahan.

Bagi Calon Penerima yang tidak memiliki lahan, akan diarahkan untuk membentuk paguyuban yang nantinya akan diberdayakan agar memiliki lahan secara komunal maupun mandiri.

Dalam percepatan penanganan backlog kepemilikan rumah bagi penghuni rusun, Dinas Perumahan dam Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah didampingi oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukoharjo melaksanakan sosialisasi program kepemilikan rumah bagi penghuni Rusun. Program ini adalah berupa bantuan sosial (Bansos) PB Relokasi Program Pemerintah yang didanai oleh APBD Pemprov Jateng.

Bansos ini merupakan stimulan bagi masyarakat agar dapat berupaya memiliki rumah sendiri. Bantuan yang diberikan berupa material RUSPIN, penutup dinding, rangka atap, dan penutup atap senilai Rp35.000.000,-. Selain dalam bentuk material, bantuan stimulan juga diberikan untuk upah tenaga kerja senilai Rp1.800.000,- untuk 3 orang yang bekerja selama 6 hari. Kekurangan material dan tenaga kerja untuk penyempurnaan material dilakukan oleh masyarakat secara swadaya, baik dari dana pribadi maupun gotong royong dengan masyarakat sekitar lokasi rumah. Hal ini ditujukan agar pemberdayaan masyarakat berhasil dan unsur kegotongroyongan kembali terwujud.

Setelah dilaksanakan sosialisasi program, dilanjutkan dengan validasi data untuk memastikan bahwa Calon Penerima Bantuan sesuai dengan kriteria program Bansos ini. Kriteria yang dimaksud adalah Calon penerima Bantuan terdaftar dalam ID BDT, memiliki lahan yang tidak sengketa dan dengan ukuran cukup, bersedia dan mampu berswadaya untuk menyempurnakan rumah menuju rumah sehat dan layak huni, bersedia membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan Bansos.

Untuk memastikan kondisi lahan agar sesuai dengan kriteria, maka dilakukan verifikasi lahan calon penerima bantuan. Verifikasi yang dilakukan adalah pengukuran lahan, pengecekan kesiapan kondisi lahan, dan batas-batas lahan.

Bagi Calon Penerima yang tidak memiliki lahan, akan diarahkan untuk membentuk paguyuban yang nantinya akan diberdayakan agar memiliki lahan secara komunal maupun mandiri.