Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Focus Group Discussion (FGD) Studi Identifikasi Kawasan Permukiman Tradisional

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Studi Identifikasi Kawasan Permukiman Tradisional pada Jumat, 16 September 2022 di Hotel Grasia Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh Badan Pembangunan Daerah Kabupaten/Kota, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten/Kota dan  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.

Kegiatan FGD dibuka oleh Plh. Bidang Kawasan Permukiman, Ndaru Prabawa yang mewakili Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, dan dimoderatori oleh Sub Koordinator Pengembangan PSU Permukiman, Suprapta. Materi pertama terkait Gambaran Umum Kawasan Permukiman Tradisional Provinsi Jawa Tengah disampaikan oleh narasumber Erisyunianto, S.Pd. M.Pd. dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.  Materi kedua terkait Studi Identifikasi Kawasan Permukiman Tradisional Provinsi Jawa Tengah disampaikan oleh Dr. Ir. Riandy Tarigan, M.T. 

Kegiatan FGD (Focus Group Discussion) “Studi Identifikasi Kawasan Permukiman Tradisional Provinsi Jawa Tengah” ini merupakan bagian dalam rangkaian studi, sehingga tujuan dari studi dapat tercapai sesuai rencana. Pelaksanaan Studi Identifikasi Kawasan Permukiman Tradisional Provinsi Jawa Tengah ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai pedoman dalam penataan kawasan permukiman tradisional, yang dapat meningkatkan kualitas kawasan permukiman sekaligus melestarikan adat dan budaya yang terdapat di kawasan tersebut.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Studi Identifikasi Kawasan Permukiman Tradisional pada Jumat, 16 September 2022 di Hotel Grasia Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh Badan Pembangunan Daerah Kabupaten/Kota, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten/Kota dan  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.

Kegiatan FGD dibuka oleh Plh. Bidang Kawasan Permukiman, Ndaru Prabawa yang mewakili Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, dan dimoderatori oleh Sub Koordinator Pengembangan PSU Permukiman, Suprapta. Materi pertama terkait Gambaran Umum Kawasan Permukiman Tradisional Provinsi Jawa Tengah disampaikan oleh narasumber Erisyunianto, S.Pd. M.Pd. dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.  Materi kedua terkait Studi Identifikasi Kawasan Permukiman Tradisional Provinsi Jawa Tengah disampaikan oleh Dr. Ir. Riandy Tarigan, M.T. 

Kegiatan FGD (Focus Group Discussion) “Studi Identifikasi Kawasan Permukiman Tradisional Provinsi Jawa Tengah” ini merupakan bagian dalam rangkaian studi, sehingga tujuan dari studi dapat tercapai sesuai rencana. Pelaksanaan Studi Identifikasi Kawasan Permukiman Tradisional Provinsi Jawa Tengah ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai pedoman dalam penataan kawasan permukiman tradisional, yang dapat meningkatkan kualitas kawasan permukiman sekaligus melestarikan adat dan budaya yang terdapat di kawasan tersebut.