Focus Grup Discussion (FGD) dengan tema penyediaan rumah berpenghasilan tidak tetap untuk masyarakat Jawa Tengah diselenggarakan di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta. Acara yang dilaksanakan pada tanggal 27 Desember 2022 tersebut dipimpin langsung oleh DIrektur Utama PT. BPR BKK Jateng dengan peserta Bank BPR BKK Jateng yang tersebar di seluruh Provinsi Jawa Tengah. Terdapat beberapa Narasumber FGD terdiri dari Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah, Direktur Sekuritas dan Pembiayaan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), Direktur Utama PT Jamkrida Jateng dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah menyampaikan terdapat beberapa program di Disperakim Jateng yang berpotensi untuk berkolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, PT BPR BKK Jateng, PT Jamkrida dan PT SMF yang tujuannya untuk meringankan dan memudahkan masyarakat Jawa Tengah memiliki rumah. Beberapa program tersebut diantaranya penurunan angka Backlog (Backlog = ∑Keluarga – ∑Rumah) melalui Program Pembangunan Rumah Baru Mandiri (PB Mandiri), Perbaikan Rumah dan Pembangunan Rumah Baru akibat terkena bencana atau relokasi. Masyarakat cukup memiliki lahan kosong untuk membangun rumah kemudian akan diberikan bantuan berupa material untuk membangun rumah, program ini lebih dikenal dengan nama “Tuku Lemah Oleh Omah”. Bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupa bantuan stimulan sehingga memerlukan swadaya masyarakat untuk melengkapi rumah. Swadaya masyarakat tersebut dapat dibantu melalui pinjaman dengan bunga rendah.
Selain program yang telah ada, untuk masyarakat yang memiliki kemampuan finansial lebih dari penerima bantuan program pemerintah. Provinsi Jawa Tengah menginisiasi program “Tuku Lemah Sak Omah e”. Program ini berbentuk kredit guna pembelian lahan dan pembangunan rumah baru dengan bunga rendah. PT BPR BKK Jateng, PT Jamkrida dan PT SMF sangat menyambut baik inisiasi kolaborasi antar stakeholder perumahan untuk menyediakan rumah bagi masyarakat di Provinsi Jawa Tengah. Harapannya dapat terjalin kerjasama, kolaborasi dan program yang langsung dinikmati oleh masyarakat Jawa Tengah.
Focus Grup Discussion (FGD) dengan tema penyediaan rumah berpenghasilan tidak tetap untuk masyarakat Jawa Tengah diselenggarakan di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta. Acara yang dilaksanakan pada tanggal 27 Desember 2022 tersebut dipimpin langsung oleh DIrektur Utama PT. BPR BKK Jateng dengan peserta Bank BPR BKK Jateng yang tersebar di seluruh Provinsi Jawa Tengah. Terdapat beberapa Narasumber FGD terdiri dari Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah, Direktur Sekuritas dan Pembiayaan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), Direktur Utama PT Jamkrida Jateng dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah menyampaikan terdapat beberapa program di Disperakim Jateng yang berpotensi untuk berkolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, PT BPR BKK Jateng, PT Jamkrida dan PT SMF yang tujuannya untuk meringankan dan memudahkan masyarakat Jawa Tengah memiliki rumah. Beberapa program tersebut diantaranya penurunan angka Backlog (Backlog = ∑Keluarga – ∑Rumah) melalui Program Pembangunan Rumah Baru Mandiri (PB Mandiri), Perbaikan Rumah dan Pembangunan Rumah Baru akibat terkena bencana atau relokasi. Masyarakat cukup memiliki lahan kosong untuk membangun rumah kemudian akan diberikan bantuan berupa material untuk membangun rumah, program ini lebih dikenal dengan nama “Tuku Lemah Oleh Omah”. Bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupa bantuan stimulan sehingga memerlukan swadaya masyarakat untuk melengkapi rumah. Swadaya masyarakat tersebut dapat dibantu melalui pinjaman dengan bunga rendah.
Selain program yang telah ada, untuk masyarakat yang memiliki kemampuan finansial lebih dari penerima bantuan program pemerintah. Provinsi Jawa Tengah menginisiasi program “Tuku Lemah Sak Omah e”. Program ini berbentuk kredit guna pembelian lahan dan pembangunan rumah baru dengan bunga rendah. PT BPR BKK Jateng, PT Jamkrida dan PT SMF sangat menyambut baik inisiasi kolaborasi antar stakeholder perumahan untuk menyediakan rumah bagi masyarakat di Provinsi Jawa Tengah. Harapannya dapat terjalin kerjasama, kolaborasi dan program yang langsung dinikmati oleh masyarakat Jawa Tengah.