Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Peringatan Hut Ke - 15 Tahun APERNAS dan Pembukaan RAKERNAS V Tahun 2024

Kepala Disperakim Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko hadir mewakili Pj Gubernur Jawa Tengah pada Peringatan Hari Ulang Tahun ke-15 APERNAS (Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Sehat Nasional), sekaligus pelaksanaan RAKERNAS V Tahun 2024 pada Jum'at 23 Februari 2024.

Arief Djatmiko menyampaikan sambutan Pj Gubernur Jawa Tengah yang menyebutkan bahwa dalam upaya meningkatkan akses masyarakat untuk mendapatkan rumah layak huni, terutama untuk kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah melaksanakan berbagai upaya diantaranya “Jateng Gayeng ndandani Omah Bareng melalui Aplikasi Simperum" sampai dengan Tahun 2023, sebanyak 1.749.336 unit rumah tidak layak huni telah berhasil ditingkatkan menjadi rumah layak huni. Kemudian “Jateng Gayeng Mbangun Omah Bareng-Tuku Lemah Oleh Omah” yang sejak tahun 2020 sampai saat ini telah membangun lebih dari 1700 unit rumah bagi warga miskin. Program tersebut juga merupakan bentuk fasilitasi pembiayaan mikro perumahan guna meningkatkan kemudahan akses dalam kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang tidak dapat diakomodasi oleh lembaga keuangan formal. Harapannya, model pembiayaan semacam ini dapat diterapkan secara nasional untuk mendukung pembangunan perumahan yang inklusif dan berkelanjutan.

Pengembang perumahan berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan rumah di Jawa Tengah, menurut data Sistem Registrasi Pengembang (sireng), APERNAS mempunyai jumlah pengembang perumahan terbanyak ke-2, yaitu sejumlah 352 pengembang, yang telah membangun sebanyak 6.289 unit rumah. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap berkolaborasi dan bersinergi dalam mengupayakan perumahan layak huni khususnya untuk masyarakat Jawa Tengah.

Oleh Falih Asrofi, S.Kom.

Kepala Disperakim Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko hadir mewakili Pj Gubernur Jawa Tengah pada Peringatan Hari Ulang Tahun ke-15 APERNAS (Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Sehat Nasional), sekaligus pelaksanaan RAKERNAS V Tahun 2024 pada Jum'at 23 Februari 2024.

Arief Djatmiko menyampaikan sambutan Pj Gubernur Jawa Tengah yang menyebutkan bahwa dalam upaya meningkatkan akses masyarakat untuk mendapatkan rumah layak huni, terutama untuk kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah melaksanakan berbagai upaya diantaranya “Jateng Gayeng ndandani Omah Bareng melalui Aplikasi Simperum" sampai dengan Tahun 2023, sebanyak 1.749.336 unit rumah tidak layak huni telah berhasil ditingkatkan menjadi rumah layak huni. Kemudian “Jateng Gayeng Mbangun Omah Bareng-Tuku Lemah Oleh Omah” yang sejak tahun 2020 sampai saat ini telah membangun lebih dari 1700 unit rumah bagi warga miskin. Program tersebut juga merupakan bentuk fasilitasi pembiayaan mikro perumahan guna meningkatkan kemudahan akses dalam kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang tidak dapat diakomodasi oleh lembaga keuangan formal. Harapannya, model pembiayaan semacam ini dapat diterapkan secara nasional untuk mendukung pembangunan perumahan yang inklusif dan berkelanjutan.

Pengembang perumahan berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan rumah di Jawa Tengah, menurut data Sistem Registrasi Pengembang (sireng), APERNAS mempunyai jumlah pengembang perumahan terbanyak ke-2, yaitu sejumlah 352 pengembang, yang telah membangun sebanyak 6.289 unit rumah. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap berkolaborasi dan bersinergi dalam mengupayakan perumahan layak huni khususnya untuk masyarakat Jawa Tengah.

Oleh Falih Asrofi, S.Kom.