Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Musda II DPD Himperra Jawa Tengah

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah menghadiri acara Musda II DPD Himperra (Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat) Jawa Tengah yang berlangsung di Gumaya Tower Hotel Semarang pada hari Rabu, 6 Maret 2024.

Dalam sambutannya, mewakili Pj.Gubernur Jawa Tengah, Arief Djatmiko, selaku Kepala Disperakim Provinsi Jawa Tengah menyebutkan bahwa dalam upaya meningkatkan akses masyarakat untuk mendapatkan rumah layak huni, terutama untuk kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melaksanakan strategi dan kebijakan, di antaranya melalui:

  • Program “Jateng Gayeng ndandani Omah Bareng melalui Aplikasi Simperum” (bersama-sama mem-perbaiki rumah), sampai dengan Tahun 2023, sebanyak 1.749.336 unit rumah tidak layak huni telah berhasil ditingkatkan menjadi rumah layak huni.
  • “Jateng Gayeng Mbangun Omah Bareng-Tuku Lemah Oleh Omah” (bersama-sama membangun rumah-beli tanah dapat rumah), yang dilaksanakan sejak Tahun 2020 dan sampai saat ini sudah membangun 1.792 unit rumah bagi warga miskin.
  • Program “Tuku Lemah Oleh Omah” sebagai bentuk pembiayaan mikro perumahan, bertujuan meningkatkan kemudahan akses dalam kepemilikan rumah bagi MBR nonbankable.

Ditahun 2023, jumlah pembangunan rumah oleh pengembang perumahan adalah sebanyak 57.364 unit rumah terbangun di Jawa Tengah dan Himperra telah berperan dalam membangun 28.140 unit rumah atau sebanyak 49%. Dalam penyediaan perumahan, Pemprov Jateng siap berkolaborasi dan bersinergi dalam mengupayakan perumahan yang layak untuk masyarakat.

Oleh Moh. Khoirur Rohman

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah menghadiri acara Musda II DPD Himperra (Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat) Jawa Tengah yang berlangsung di Gumaya Tower Hotel Semarang pada hari Rabu, 6 Maret 2024.

Dalam sambutannya, mewakili Pj.Gubernur Jawa Tengah, Arief Djatmiko, selaku Kepala Disperakim Provinsi Jawa Tengah menyebutkan bahwa dalam upaya meningkatkan akses masyarakat untuk mendapatkan rumah layak huni, terutama untuk kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melaksanakan strategi dan kebijakan, di antaranya melalui:

  • Program “Jateng Gayeng ndandani Omah Bareng melalui Aplikasi Simperum” (bersama-sama mem-perbaiki rumah), sampai dengan Tahun 2023, sebanyak 1.749.336 unit rumah tidak layak huni telah berhasil ditingkatkan menjadi rumah layak huni.
  • “Jateng Gayeng Mbangun Omah Bareng-Tuku Lemah Oleh Omah” (bersama-sama membangun rumah-beli tanah dapat rumah), yang dilaksanakan sejak Tahun 2020 dan sampai saat ini sudah membangun 1.792 unit rumah bagi warga miskin.
  • Program “Tuku Lemah Oleh Omah” sebagai bentuk pembiayaan mikro perumahan, bertujuan meningkatkan kemudahan akses dalam kepemilikan rumah bagi MBR nonbankable.

Ditahun 2023, jumlah pembangunan rumah oleh pengembang perumahan adalah sebanyak 57.364 unit rumah terbangun di Jawa Tengah dan Himperra telah berperan dalam membangun 28.140 unit rumah atau sebanyak 49%. Dalam penyediaan perumahan, Pemprov Jateng siap berkolaborasi dan bersinergi dalam mengupayakan perumahan yang layak untuk masyarakat.

Oleh Moh. Khoirur Rohman