Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Pemprov Jateng Dorong Pemanfaatan Biopori untuk Pengurangan Sampah dari Sumbernya

Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong pemanfaatan biopori untuk pengurangan sampah organik dari sumbernya. Biopori untuk pengurangan sampah organik merupakan program teknologi hijau yang menjadi salah satu kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim).

“Kami mempunyai program pengurangan sampah dari sumbernya (melalui biopori). Harapannya, rumah di Jawa Tengah selain green dari segi struktur (material) bangunan namun juga green dari segi tata kelola” Kata Ir. Arief Djatmiko, MA – Kepala Disperakim Provinsi Jawa Tengah saat pembukaan FGD Pemanfaatan Teknologi Hijau untuk Perumahan dan Kawasan Permukiman pada Selasa (14/05/2024) di Gedung Merah Putih BPKAD Provinsi Jawa Tengah.

Dalam acara tersebut, pengembang perumahan menyatakan siap untuk memanfaatkan biopori untuk pengurangan sampah organik dari sumbernya. Nantinya, perumahan yang telah terpasang biopori akan teregistrasi sebagai rumah sehat oleh Disperakim Provinsi Jawa Tengah.

Tercatat, perumahan yang telah memanfaatkan biopori untuk pengurangan sampah organik di Jawa Tengah antara lain Perumahan Bumi Cengklik Asri 2 Boyolali dan Perumahan Graha Wahid Semarang.

Terkait dengan regulasi, di Jawa Tengah sudah ada Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah No. 3 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah Di Jawa Tengah dan Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 412.22/0009538 Tentang Pengurangan Sampah Pada Kawasan Permukiman.

Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong pemanfaatan biopori untuk pengurangan sampah organik dari sumbernya. Biopori untuk pengurangan sampah organik merupakan program teknologi hijau yang menjadi salah satu kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim).

“Kami mempunyai program pengurangan sampah dari sumbernya (melalui biopori). Harapannya, rumah di Jawa Tengah selain green dari segi struktur (material) bangunan namun juga green dari segi tata kelola” Kata Ir. Arief Djatmiko, MA – Kepala Disperakim Provinsi Jawa Tengah saat pembukaan FGD Pemanfaatan Teknologi Hijau untuk Perumahan dan Kawasan Permukiman pada Selasa (14/05/2024) di Gedung Merah Putih BPKAD Provinsi Jawa Tengah.

Dalam acara tersebut, pengembang perumahan menyatakan siap untuk memanfaatkan biopori untuk pengurangan sampah organik dari sumbernya. Nantinya, perumahan yang telah terpasang biopori akan teregistrasi sebagai rumah sehat oleh Disperakim Provinsi Jawa Tengah.

Tercatat, perumahan yang telah memanfaatkan biopori untuk pengurangan sampah organik di Jawa Tengah antara lain Perumahan Bumi Cengklik Asri 2 Boyolali dan Perumahan Graha Wahid Semarang.

Terkait dengan regulasi, di Jawa Tengah sudah ada Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah No. 3 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah Di Jawa Tengah dan Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 412.22/0009538 Tentang Pengurangan Sampah Pada Kawasan Permukiman.