Surakarta, 22 November 2024 – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah, bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), mengadakan rapat evaluasi terkait Pilot Project Pendataan Indonesia Green Affordable Housing Program (IGAHP) di Kabupaten Sukoharjo. Acara yang dilaksanakan di Hotel Novotel Surakarta pada hari Jumat, 22 November 2024, dihadiri oleh seluruh Tenaga Pendukung Pendataan (TPP) yang telah berperan aktif dalam kegiatan pendataan di Kabupaten Sukoharjo selama satu bulan terakhir.
Dalam sambutannya, Sri Wiharnanto, ST, MT, selaku Kepala Bidang Perumahan Disperakim Provinsi Jawa Tengah, memberikan apresiasi tinggi kepada TPP atas dedikasi dan kinerja mereka dalam melaksanakan pendataan selama sebulan penuh. Beliau menekankan pentingnya hasil pendataan yang telah diperoleh sebagai bahan evaluasi dan dasar perencanaan untuk meningkatkan kualitas perumahan di wilayah tersebut, khususnya dalam konteks program perumahan yang ramah lingkungan. Hasil dari pendataan tersebut telah berhasil diselesaikan secara sempurna 100% oleh Disperakim Provinsi Jawa Tengah.
Selanjutnya, Maharani Tri Hapsari, ST, MT, Subkoordinator Bidang Perumahan Swadaya Disperakim Prov. Jawa Tengah, menyampaikan materi yang membahas tentang kendala-kendala yang dihadapi dalam integrasi data hasil pendataan ke dalam aplikasi Simperum milik Disperakim Prov. Jawa Tengah dan sistem Lentera Hijau dari KemenPUPR. Ia juga menguraikan berbagai strategi yang telah diterapkan untuk memastikan kesuksesan integrasi data dalam mendukung program IGAHP yang bertujuan menyediakan perumahan yang ramah lingkungan dan terjangkau bagi masyarakat.
Acara ditutup dengan paparan dari perwakilan TPP yang berbagi pengalaman dan kendala yang mereka hadapi di lapangan. Mereka juga memaparkan solusi-solusi yang ditemukan serta proses pembelajaran yang terjadi selama pelaksanaan pendataan. Sesi tanya jawab yang diikuti oleh peserta rapat memberikan kesempatan bagi semua pihak untuk memberikan tanggapan dan masukan konstruktif mengenai langkah-langkah selanjutnya.
Rapat evaluasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai hasil pilot project, serta memperkuat koordinasi antara Disperakim Provinsi Jawa Tengah dan KemenPUPR dalam mewujudkan perumahan yang lebih terjangkau dan berkelanjutan di Indonesia.
Penulis : Pram
Editor : Gma
Surakarta, 22 November 2024 – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah, bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), mengadakan rapat evaluasi terkait Pilot Project Pendataan Indonesia Green Affordable Housing Program (IGAHP) di Kabupaten Sukoharjo. Acara yang dilaksanakan di Hotel Novotel Surakarta pada hari Jumat, 22 November 2024, dihadiri oleh seluruh Tenaga Pendukung Pendataan (TPP) yang telah berperan aktif dalam kegiatan pendataan di Kabupaten Sukoharjo selama satu bulan terakhir.
Dalam sambutannya, Sri Wiharnanto, ST, MT, selaku Kepala Bidang Perumahan Disperakim Provinsi Jawa Tengah, memberikan apresiasi tinggi kepada TPP atas dedikasi dan kinerja mereka dalam melaksanakan pendataan selama sebulan penuh. Beliau menekankan pentingnya hasil pendataan yang telah diperoleh sebagai bahan evaluasi dan dasar perencanaan untuk meningkatkan kualitas perumahan di wilayah tersebut, khususnya dalam konteks program perumahan yang ramah lingkungan. Hasil dari pendataan tersebut telah berhasil diselesaikan secara sempurna 100% oleh Disperakim Provinsi Jawa Tengah.
Selanjutnya, Maharani Tri Hapsari, ST, MT, Subkoordinator Bidang Perumahan Swadaya Disperakim Prov. Jawa Tengah, menyampaikan materi yang membahas tentang kendala-kendala yang dihadapi dalam integrasi data hasil pendataan ke dalam aplikasi Simperum milik Disperakim Prov. Jawa Tengah dan sistem Lentera Hijau dari KemenPUPR. Ia juga menguraikan berbagai strategi yang telah diterapkan untuk memastikan kesuksesan integrasi data dalam mendukung program IGAHP yang bertujuan menyediakan perumahan yang ramah lingkungan dan terjangkau bagi masyarakat.
Acara ditutup dengan paparan dari perwakilan TPP yang berbagi pengalaman dan kendala yang mereka hadapi di lapangan. Mereka juga memaparkan solusi-solusi yang ditemukan serta proses pembelajaran yang terjadi selama pelaksanaan pendataan. Sesi tanya jawab yang diikuti oleh peserta rapat memberikan kesempatan bagi semua pihak untuk memberikan tanggapan dan masukan konstruktif mengenai langkah-langkah selanjutnya.
Rapat evaluasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai hasil pilot project, serta memperkuat koordinasi antara Disperakim Provinsi Jawa Tengah dan KemenPUPR dalam mewujudkan perumahan yang lebih terjangkau dan berkelanjutan di Indonesia.
Penulis : Pram
Editor : Gma