Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Monitoring dan Evaluasi Hasil Pembangunan Rumah Apung dan Rumah Amfibi di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak

DEMAK – Pada tanggal 14 April 2025, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah ikut melakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pembangunan rumah apung (Desa Timbulsloko) dan rumah amfibi (Desa Surodadi) di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. 

Monitoring dan evaluasi ini dihadiri oleh Bupati Demak dr. Hj. Esti’anah, S.E., Sekda Demak Akhmad Sugiharto,ST.MT, Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) Demak Ir. Nanang Tasunar David Narutomo, Forkopimcam, Perangkat Desa Timbulsloko, Perangkat Desa Surodadi, perwakilan dari Yayasan SHEEP Indonesia (YSI), Universitas Katolik Soegijapranata (Unika) dan pihak terkait lainnya. 

Pada kesempatan tersebut Bupati Demak mengajak masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama berdoa dan berusaha agar masyarakat yang terdampak rob segera menapatkan bantuan rumah dan lingkungan yang layak. Bupati Demak mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Sheep Indonesia dan Universitas Katolik Soegijapranata yang telah berkolaborasi dalam pembangunan Rumah Apung di Desa Timbulsloko dan Rumah Amfibi di Desa Surodadi Kecamatan Sayung dan juga rumah contoh panggung yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. 

Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa wilayah pesisir Kabupaten Demak menjadi perhatian khusus tidak hanya oleh pemerintah setempat melainkan seluruh pihak terkait. Rumah apung dan rumah amfibi memiliki rangka dinding dan atap menggunakan baja ringan, tampilan yang lebih asri dan indah, sanitasi yang menggunakan pabrikasi, dimana didalamnya sudah ada Bio Septic Tank 500 liter sehingga air yang terbuang tidak akan mencemari lingkungan juga tersedia akses air bersih menggunakan air artetis. Diharapkan rumah apung, rumah amfibi maupun rumah panggung menjadi inspirasi dalam memenuhi kebutuhan rumah adaptif di wilayah pesisir di Kabupaten Demak untuk kedepannya.

Oleh Rafif Fuadi

DEMAK – Pada tanggal 14 April 2025, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah ikut melakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pembangunan rumah apung (Desa Timbulsloko) dan rumah amfibi (Desa Surodadi) di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. 

Monitoring dan evaluasi ini dihadiri oleh Bupati Demak dr. Hj. Esti’anah, S.E., Sekda Demak Akhmad Sugiharto,ST.MT, Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) Demak Ir. Nanang Tasunar David Narutomo, Forkopimcam, Perangkat Desa Timbulsloko, Perangkat Desa Surodadi, perwakilan dari Yayasan SHEEP Indonesia (YSI), Universitas Katolik Soegijapranata (Unika) dan pihak terkait lainnya. 

Pada kesempatan tersebut Bupati Demak mengajak masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama berdoa dan berusaha agar masyarakat yang terdampak rob segera menapatkan bantuan rumah dan lingkungan yang layak. Bupati Demak mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Sheep Indonesia dan Universitas Katolik Soegijapranata yang telah berkolaborasi dalam pembangunan Rumah Apung di Desa Timbulsloko dan Rumah Amfibi di Desa Surodadi Kecamatan Sayung dan juga rumah contoh panggung yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. 

Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa wilayah pesisir Kabupaten Demak menjadi perhatian khusus tidak hanya oleh pemerintah setempat melainkan seluruh pihak terkait. Rumah apung dan rumah amfibi memiliki rangka dinding dan atap menggunakan baja ringan, tampilan yang lebih asri dan indah, sanitasi yang menggunakan pabrikasi, dimana didalamnya sudah ada Bio Septic Tank 500 liter sehingga air yang terbuang tidak akan mencemari lingkungan juga tersedia akses air bersih menggunakan air artetis. Diharapkan rumah apung, rumah amfibi maupun rumah panggung menjadi inspirasi dalam memenuhi kebutuhan rumah adaptif di wilayah pesisir di Kabupaten Demak untuk kedepannya.

Oleh Rafif Fuadi